This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Minggu, 27 November 2011

Indonesian Education for Social Reconstruction, Peace and Justice: Sekolah Mahal, Tanya Kenapa?

Indonesian Education for Social Reconstruction, Peace and Justice: Sekolah Mahal, Tanya Kena...

Sabtu, 26 November 2011

Philosophy of Education: Famous Philosopher's Quotes on Educational Philosophy, Teaching Philosophy Truth Reality

Philosophy of Education: Famous Philosopher's Quotes on Educational Philosophy, Teaching Philosophy Truth Reality: http://www.spaceandmotion.com/Philosophy-Education.htm#help.discuss.truth.real...

Selasa, 01 November 2011

The Solutions Generation

The next generation will have to bring about major transitions in order to build a more sustainable future. Robert Costanza Single-minded pursuit of economic growth has caused problems of a global scope, such as climate change [EPA] The Arab Spring, and now the "Occupy Wall Street" movement, are indications of growing unhappiness with the state of the world, especially in the younger generation. As Paul Krugman has pointed out, Americans are finally getting angry at the right people - the financial and corporate elites that currently govern the United States, and who have caused the ongoing economic crisis. Anger and protests can be effective...

Kamis, 28 Juli 2011

coba

dfafafa...

Kamis, 07 April 2011

Pendidikan Berbasis Karakter

KOMPAS.com - Dalam kajian pendidikan dikenal sejumlah ranah pendidikan, seperti pendidikan intelek, pendidikan keterampilan, pendidikan sikap, dan pendidikan karakter (watak). Pendidikan karakter berkenaan dengan psikis individu, di antaranya segi keinginan/nafsu, motif, dan dorongan berbuat.Pendidikan karakter adalah pemberian pandangan mengenai berbagai jenis nilai hidup, seperti kejujuran, kecerdasan, kepedulian, tanggung jawab, kebenaran, keindahan, kebaikan, dan keimanan. Dengan demikian, pendidikan berbasis karakter dapat mengintegrasikan informasi yang diperolehnya selama dalam pendidikan untuk dijadikan pandangan hidup yang berguna bagi...

Belajar dari Ki Hajar

Sangat menarik bahwa pada akhir Februari 1933 Ki Hadjar Dewantara sudah menulis tentang teroris dalam majalah Pusara. Waktu itu ia mengajak negara agar sesegera dan setegas mungkin mencegah perbuatan teror.Tindakan teror ia temukan dalam orang yang merusak milik orang lain dan merasa lebih dicintai pemimpin negara karena terornya kepada orang lain tak dihukum sewajarnya.Ketika Ki Hadjar mendapat gelar doktor honoris causa (19 Desember 1956), Prof Sardjito memuji keberaniannya melawan Pemerintah Belanda dengan tulisannya, ”Als ik een Nederlander was”: menghadapi perbedaan paham-paham dengan argumentasi, bukan dengan kekerasan.Tak takut akan terorSelanjutnya,...

Quo Vadis' Pendidikan Karakter?

KOMPAS.com — Siapa yang tidak mengelus dada melihat pelajar yang tidak punya sopan santun, suka tawuran, bagus nilainya untuk "pelajaran" pornografi, senang narkotika, dan hobi begadang dan kebut-kebutan.Itu jenis kenakalan pelajar yang paling umum, sedangkan kenakalan lainnya antara lain senang berbohong, membolos sekolah, minum minuman keras, mencuri, aborsi, berjudi, dan banyak lagi.Namun, pelajar yang patut dibanggakan juga ada, seperti mereka yang menjuarai olimpiade sains, baik di tingkat nasional maupun internasional.Bahkan, pelajar Indonesia menjadi juara umum dalam International Conference of Young Scientists (ICYS) atau Konferensi Internasional...

Page 1 of 10123Next